
Dikaulah kadis peracik Kopi.
Kopi bahagia judulnya pada pertengahan Desember yang basah. Siapa bilang gadis kota tidak pandai meracik kopi? Buktinya Iriyana mampu membuat puluhan lelaki berteduh saat hujan di sebuah tempat untuk menikmati Kopi yang di racik dengan hati-hati juga dengan hati.
Di tengah hujan yang berujung pada penderitaan membungkus rindu. Sore...